Dampak Motor Listrik Melewati Polisi Tidur Terlalu Cepat

Kawan United, polisi tidur sering kita ditemui dalam perjalanan sehari-hari terutama di area perumahan, lingkungan sekolah, dan lingkungan yang cukup padat oleh aktivitas masyarakat. Keberadaan utama polisi tidur ialah membantu pengendara mengurangi kecepatan dan menjaga keselamatan di jalan.

Namun, terkadang ada kondisi dimana pengendara terburu-buru atau kurang menyadari keberadaannya. Sehingga melewatinya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Bentuk polisi tidur yang ada di Indonesia terbagi menjadi 3 jenis, yaitu Speed Bump yang memiliki tinggi 8–15 cm, Speed Table memiliki tinggi 8–9 cm dan Speed Hump memiliki tinggi 5–9 cm.

Berkendara dengan kecepatan tinggi, saat melewati permukaan polisi tidur yang menonjol tentu dapat memengaruhi respons kendaraan dan kenyamanan berkendara. Hal tersebut juga berlaku pada motor listrik, meskipun memiliki sistem penggerak yang berbeda dengan motor konvensional, motor listrik tetap memiliki roda, ban, suspensi, dan komponen lainnya yang harus bekerja ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata. Berikut yang dapat terjadi jika motor listrik melewati polisi tidur terlalu cepat:

  1. Motor Menerima Guncangan Lebih Besar

Ketika roda bertemu dengan polisi tidur, permukaan tersebut memberikan perubahan ketinggian secara tiba-tiba terhadap roda kendaraan. Semakin tinggi kecepatan saat melewatinya, respons vertikal kendaraan juga dapat menjadi lebih besar.

  1. Suspensi Bekerja Lebih Keras

Suspensi membantu menjaga roda tetap mengikuti permukaan jalan, sekaligus meredam gerakan yang muncul ketika kendaraan melewati permukaan tidak rata. Saat motor melewati polisi tidur dengan kecepatan tinggi, suspensi harus merespons perubahan permukaan jalan dalam waktu yang singkat.

  1. Ban dan Velg Ikut Menerima Beban

Selain suspensi, ban dan velg terkena langsung dengan permukaan jalan. Ketika roda menghantam polisi tidur dengan kecepatan tinggi, terjadi perubahan gaya dan getaran yang lebih besar pada area tersebut. Pengendara sebaiknya tidak mengandalkan suspensi untuk “menahan” polisi tidur, tetapi membantu mengurangi beban tersebut dengan mengurangi kecepatan terlebih dahulu.

  1. Kenyamanan Berkendara Berkurang

Pernah merasa motor seperti “meloncat” ketika melewati polisi tidur? Pada motor listrik yang memiliki karakter berkendara lebih senyap, hentakan dari jalan yang tidak rata bisa terasa cukup jelas bagi pengendara. Karena tidak tertutupi oleh suara mesin seperti pada kendaraan bermotor konvensional.

Karena itu, membiasakan diri mengurangi kecepatan sebelum melewati polisi tidur merupakan langkah sederhana untuk membantu menjaga kenyamanan sekaligus mengurangi hentakan yang diterima kendaraan.

 

Cara Melewati Polisi Tidur yang Tepat

  1. Kurangi kecepatan sebelum mendekati polisi tidur
  2. Perhatikan kondisi sekitar
  3. Hindari mengerem atau berakselerasi secara mendadak saat melewatinya
  4. Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi
  5. Periksa motor jika muncul perubahan setelah mendapat hentakan keras

 

Scroll to Top